Jumat, 08 Januari 2016
story :my dream is studying in tokyo
tokyo, jepang sapa yang ga kenal coba? kota metropolitan dunia merupakan salah satu jantung perekonomian dunia dari kecil gw pengen banget kesini, aduh pokoknya bener bener pengen lahh sapa yang kepengen juga? menurut gw bagi kalian yang kepengen belajar juga di jepang hal pertama yaitu nentuin fakultas, cari" info beasiswa , siapa coba yang ga mau dapet beasiswa? cari aja beasiswa myanbogokusashu kalo ga salah googling aja ya hehe.. trus blajar pelajaran yang dibutuhkan, baru deh belajar bahasa nya menurut saya lebih bagus belajar pelajaran dulu daripada belajar bahasa, ya kalo belajar bahasa bisa lah 6-7 bulan terus ntar kan di sananya juga belajar kan? hehe, trus kalian juga ngumpulin uang ya ini si bagi yang not that rich , kaya saya. saya emang terlahir biasa" aja. saya juga ga mau ngerepotin ortu juga lah. ok mari kita lanjutkan mungkin ada sebagian yang pasrah karena ga terlalu pinter, saya juga sama biasa aja , tapi lu harus teguh percaya apa yang lu impikan kalo ada kegagalan atau hambatan jangan pasrah semua malah mikin manis setelah berhasil. lo bisa belajar dari internet lah , gw punya tips buat lu yang mau berhasil bukannya gw mau guruin atau apa, tapi kalo pengen mimpi terwujud ya harus ngelakuin sesuatu kalo ga cma jadi mimpi doang jangan pikir apa yang orang pikirin itu kan mereka. btw gw pengen banget masuk todai doain ya hehe . sorry jelek nge blog di hp
Jumat, 02 Oktober 2015
upaya mudah mengurangi global warming
1. MENANAM POHON
Ini mungkin adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan oleh kita tetapi sangat berat untuk dilaksanakan. Ini dikarenakan kita sangat malas untuk bergerak dan menggunakan raga kita hanya untuk sekedar menanam pohon. Tetapi inilah mungkin salah satu cara yang paling ampuh untuk mengurangi dampak global warming. Karena pohon terbukti dapat menghisap kuat gas karbon dioksida dan apalagi jika kita menanam pohon rumpun bambu akan menghisap karbon dioksida 4 kali lebih kuat dari pohon biasa.
2. KURANGI PENGGUNAAN KERTAS
Ingat kuat-kuat pemikiran di atas di pikiran kita, karena inilah salah satu penyebab yang besar yang mempengaruhi global warming karena dengan kita memakai satu lembar kertas berarti kita telah menebang satu buah pohon. Mulailah sekarang untuk mengurangi penggunaan kertas misalnya gunakan kertas se-efisien mungkin dan print-lah kertas jika bisa kertas tersebut digunakan secara bolak-balik.
3. SERING-SERINGLAH NAIK SEPEDA
Sepeda adalah angkutan yang paling aman dan sangat nyaman serta sangat mudah untuk digunakan. Dan cara ini bisa kita gunakan untuk mengurangi emisi polusi yang sudah banyak ‘berterbangan’ di bumi. Jikalau bisa kurangilah penggunaan sepeda motor ataupun mobil untuk bekerja dan mulailah sedikit-sedikit menggunakan sepeda dan cara ini pun juga akan mengurangi kemacetan.
4. KURANGI PENGGUNAAN PLASTIK
Di Amerika Serikat, penggunaan plastik sudah dilarang oleh pemerintah setempat karena ini menjadi salah satu penyebab global warming yang paling mempengaruhi. Karena plastik jika ingin diuraikan di dalam tanah butuh 1000 tahun dan ini merupakan waktu yang sangat lama untuk kita. Karena inilah kita mulai dari sekarang kurangi penggunaan plastik, jika bisa mungkin anda harus memakai kantong plastik yang mungkin bisa dipakai untuk waktu yang lama misalnya kain serat alami atau kantung plastik yang belum kotor. kurangi penggunaan plastik dengan bawa minum dan bekal, anda juga bisa hemat uang saku.
5. HEMAT PENGGUNAAN LISTRIK DAN AIR
Saat ini listrik sudah semakin mahal. Ini mungkin juga salah satu siasat pemerintah untuk mengurangi dampak global warming .Jika kita lagi bepergian matikanlah listrik yang tidak perlu, atau hematlah sehemat-hemat mungkin untuk menggunakan listrik. Lalu juga jangan sering membuka kulkas terlalu sering karena ruangan di dalam kulkas banyak mengandung freon yang dapat merusak lapisan ozon di bumi.Jadi inilah mungkin cara mengatasi mungkin tepatnya mengurangi gejala dari global warming. Sebenarnya masih banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi hal tersebut. Mudah-mudahan kita bisa mulai dari sekarang untuk melakukan hal tersebut, karena semakin lama lapisan ozon bumi kita akan semakin berkurang dan ini akan menjadi kehidupan kita di bumi menjadi panik dan terganggu. pakailah air dengan sangat hemat misalnya mandi pakai air secukupnya oya pakai sabun sesedikit mungkin juga karena bisa mencemari air.arena kalau kita tidak mulai dari sekarang, mau kapan lagi?
Kamis, 17 September 2015
variasi motor serta onderdil
Rabu, 12 Agustus 2015
12 aplikasi wajib mahasiswa
Banyak aplikasi yang dibuat di abad 21 ini untuk memberikan kita kenyamanan. Mana saja aplikasi yang dapat berguna bagi kamu yang akan atau sedang belajar di luar negeri? Untuk menerjemahkan esai sampai mencari tiket pesawat murah, ada 12 aplikasi yang harus kamu miliki supaya keseharian kamu sebagai mahasiswa lebih mudah.
| Belajar | ExamTime
ExamTime adalah aplikasi untuk membuat Peta Pikiran/Mind Maps, Flashcards, catatan dan kuis online yang berguna sebagai alat bantu belajarmu terutama menjelang ujian. Catatan materi kuliah dapat disimpan di satu tempat dan bahkan dapat dikirimkan ke teman sekelasmu. ExamTime sarat dengan sejumlah kegunaan lain seperti Study Groups, Private Messaging, kalender online, dan Study Planner. Aplikasi ini bisa menyelaraskan semua barang-barang kamu – teks, audio, foto, video, – ke akun online, sehingga kamu akan mudah mengakses itu semua dari mana saja dan kapan saja. (Aplikasi Gratis, iPhone & Android)
|
| | LectureMonkey
LectureMonkey adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan siswa menggunakan iPhone untuk menyimpan materi yang ditampilkan di kelas (presentasi, audio) dalam format yang padat (bukan format video) untuk dilihat kembali nanti. Hasilnya secara otomatis dapat disimpan dalam Dropbox siswa dan dapat dilihat di website www.lecturemonkey.com (atau dengan menggunakan aplikasi). Kamu dapat membubuhi keterangan kuliah dengan komentar dan dapat mengirimkan info tersebut ke teman sekelas. (Aplikasi Gratis, iPhone)
|
| | SelfControl
Pada saat kamu perlu berkonsentrasi penuh pada studi kamu, hindarilah membuang waktu mengecek status jaringan sosial atau email kamu. SelfControl adalah aplikasi untuk mengatur jadwal pemblokiran situs-situs tertentu atau server mail dengan menempatkannya di “daftar hitam.” Meskipun kamu hapus aplikasi ini, tetap saja SelfControl akan menghalangi kamu mengakses jaringan social itu sebelum waktu yang kamu tentukan. Selamat belajar! (Aplikasi Gratis, iPhone)
|
10 aplikasi Android untuk Pelajar
CiriCara.com – Dengan perkembangan platformAndroid yang terus dilakukanGoogle dan pihak terkait lainnya kini Android telah menjadi salah satu sistem operasi mobileterbaik dengan lautan koleksi aplikasi dan game.
Beragam aplikasi Androidtersedia guna memenuhi berbagai kebutuhan, dari kebutuhan kantor, rumah, dapur, sekolah, pelajar, dan sebagainya. Salah satu pemakai Android terbanyak adalah kalangan pelajar dan beragam aplikasi pun sudah tersedia untuk membantu pelajar dalam proses pendidikannya. Berikut ini 10 aplikasi Android untuk pelajar
1. Merriam Webster Dictionary
Aplikasi kamus Inggris gratis ini cocok sekali dengan pelajar yang sedang mempelajari Bahasa Inggris secara spesifik. Dengan database yang besar, fitur pencarian kata lewat suara, dan thesaurus menjadikan gadget Android Anda lebih berguna.
2. Math Formulary
Bingung dengan rumus matematika? Tidak perlu khawatir, dengan aplikasi ini Anda dapat mengetahui hampir seluruh rumus matematika (geometri, trigonometri,aritmatika, aljabar) yang mungkin Anda temui saat Anda belajar.
3. WikiDroid
Aplikasi resmi Android ini menyuguhkan ensiklopedia online dalam gengaman tangan Anda. Tidak hanya kita bisa langsung mengambil informasi lebih detil lewat situs web-nya [Wikipedia], kita juga dimanjakan dengan fitur terjemahan halaman.
4. Evernote
Aplikasi ini memampukan Anda untuk membuat, mengedit, merekam catatan. Aplikasi ini juga menyuguhkan fitur sinkronisasi agar catatan-catatan yang sudah Anda buat bisa Anda akses diperangkat lain.
5. Wolfram Alpha
Aplikasi ini menawarkan database yang luas dan berbagai macam alogoritma yang dapat membantu Anda menjawab soal-soal matematika, fisika, kimia, dan lain-lain.
6. Document Scanner
Aplikasi ini mengubah smartphone Android Anda menjadi sebuah alat pemindai. Dengan menggunakan kamera sebagai alat scan, Anda bisa mengambil informasi-informasi penting dari buku, koran, atau majalah. Anda bahkan bisa langsung mengubahnya ke PDF dan mengirimkannya lewat email.
7. GPA Calculator
Aplikasi ini adalah aplikasi khusus menghitung GPA (Grade Point Average) atau IPKyang dapat Anda gunakan untuk membantu Anda menghitung IPK Anda sebelum kampus Anda merilisnya. Tampilan antarmukanya pun mudah dimengerti sehingga Anda dapat dengan mudah menghitungnya.
8. Grammar Guide
Anda masih kesulitan dengan tata bahasa Inggris? Jangan khawatir, dengan aplikasi ini, tidak hanya tulisan Anda akan dikoreksi, namun juga melengkapi Anda dengan informasi peratiran tanda baca, susunan kalimat, dan sebagainya.
9. Grades: Student Organizer
Aplikasi Android ini diklaim dapat membantu Anda menaikkan nilai mata pelajaran Anda. Bagaimana caranya? Dengan mengatur jadwal tugas-tugas, jadwal kelas yang harus Anda hadiri, dan sebagainya. Aplikasi ini juga menyediakan fitur pengawasan kehadiran Anda di kelas, kontak guru-guru, dan sistem penjadwalan yang terpadu.
10. My Student Budget
Dengan aplikasi ini Anda sebagai pelajar dapat mempelajari hidup sebagai orang dewasa dengan mengatur pengeluaran dan pemasukan uang Anda.
Semoga 10 aplikasi Android ini berguna bagi Anda dalam bidang pelajaran Anda. Selamat mencoba. (LH)
Jumat, 24 Juli 2015
ketika anda sudah tidak punya harapan datanglah kepada yesus
hallo semua saya mau sharing, diantara kalian ada yang punya banyak masalah? ya entah itu kita dibenci keluarga dihianati atau bahkan selebihnya yang tidak bisa saya ucapkan satu satu ada yang dihamili?lalu anda semua merasa diri kalian hina? eits jangan down kalian tetap berharga di mata satu orang yang kasihnya tidak ada tandingannya siapa? yesus tentunya dia ayat alkitab ada tertuls sebab tidak ada yang lebih besar dari pada kasihnya, ingatlah setiap ada masalah yesus tidak pernah meninggalkanmu bahkan dia mengasihi orang yang tidak memercayainya, cmon datanglah kepada nya dia akan menerimamu apa adanya ingat dia selalu ada disampingmu bahkan jika ada masalah, kau akan mendapatkan hikmah ke depan hanya perlu percaya padanya datanglah dan kau akan melihat betapa besar kasihnya yesus mengasihimu :)Jadi Alkitab mengajar kita untuk datang kepada TUHAN dengan berdoa dan melangkah dengan iman. seperti perempuan yang sakit pendarahan, ia mempunyai iman kepada TUHAN, dan ia datang kepada Yesus. Karena Katannya dalam hatinya: " Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh ( Matius 11:21 ). Untuk mendapat Mukjizat dari TUHAN ada tindakan yang harus kita ambil, seperti Petrus turun dari perahu mendapatkan Yesus, juga perempuan yang sakit pendarahan mendapatkan Yesus dan perempuan ini mendapat Mukjizat ia sembuh dari sakitnya. karena iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati.
TUHAN tidak melihat siapa kita, dari golongan mana kita, baik atau buruk kita tetapi yang TUHAN tolong adalah orang yang datang kepada-Nya. Kalau saudara saat ini sedang menghadapi sakit penyakit yang menurut dokter sudah tidak ada harapan lagi, atau apapun masalahmu mari datang kepada TUHAN . Marilah Kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. ( Matius 11:28 ). Jangan pernah datang kepada yang lain kalau engkau sakit, apapun pergulumulan hidupmu datang kepada TUHAN dan melangkah dengan iman. Perkara ajaib akan terjadi dalam hidupmu. TUHAN tolong kita sekalian, Amin.
TUHAN YESUS MEMBERKATI !
jika ada yang mau anda ceritakan bisa meng-email contact saya :) damai sejahtera melingkupimu
The Greatest Commandment and the Parable of the Good Samaritan
The Greatest Commandment
Jesus engaged in much public debate with the Scribes, Pharisees and Sadducees, Jewish factions that opposed Him and his teachings. It was during one of these debates that Jesus stated the Greatest Commandment:One of the teachers of the law came and heard them debating. Noticing that Jesus had given them a good answer, he asked him, "Of all the commandments, which is the most important?" "The most important one," answered Jesus, "is this: 'Hear, O Israel, the Lord our God, the Lord is one. Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your mind and with all your strength.' The second is this: 'Love your neighbor as yourself.' There is no commandment greater than these."(NIV, Mark 12:28-31).
Parable of the Good Samaritan
"Love your neighbor as yourself" was part of the Old Testament law (Leviticus 19:18). But the Jewish teachers had often interpreted "neighbor" to include only people of their own nationality and religion. As told in Luke, the Scribe who asked Jesus about the greatest of the commandment wanted justification for that interpretation, so he asked Jesus, "And who is my neighbor?" In response, Jesus told the famous Parable of the Good Samaritanan. A Jewish man had been beaten by robbers and left half dead beside the road. Two different Jewish religious leaders passed by but did nothing to help. Finally, a Samaritan man came by and took pity on the injured man. He gave him water, patched up his wounds, put him on his own donkey and took him to an inn where he could rest and recover:On one occasion an expert in the law stood up to test Jesus. "Teacher," he asked, "what must I do to inherit eternal life?" "What is written in the Law?" he replied. "How do you read it?" He answered: "'Love the Lord your God with all your heart and with all your soul and with all your strength and with all your mind'; and, 'Love your neighbor as yourself.'" "You have answered correctly," Jesus replied. "Do this and you will live." But he wanted to justify himself, so he asked Jesus, "And who is my neighbor?" In reply Jesus said: "A man was going down from Jerusalem to Jericho, when he fell into the hands of robbers. They stripped him of his clothes, beat him and went away, leaving him half dead. A priest happened to be going down the same road, and when he saw the man, he passed by on the other side. So too, a Levite, when he came to the place and saw him, passed by on the other side. But a Samaritan, as he traveled, came where the man was; and when he saw him, he took pity on him. He went to him and bandaged his wounds, pouring on oil and wine. Then he put the man on his own donkey, took him to an inn and took care of him. The next day he took out two silver coins and gave them to the innkeeper. 'Look after him,' he said, 'and when I return, I will reimburse you for any extra expense you may have.' "Which of these three do you think was a neighbor to the man who fell into the hands of robbers?" The expert in the law replied, "The one who had mercy on him." Jesus told him, "Go and do likewise." (NIV, Luke 10:25-37 )
Background
Samaria was a region of central Palestine that was once the capital of the northern kingdom of Israel. In 721 B.C. it was captured by the Assyrians who deported much of the population and replaced them with foreign colonists (2 Kings 17:24-33). The colonists were pagans who eventually intermarried with the remaining Jews. They adopted the religion of Israel, but they also continued to worship their pagan idols. The Samaritans offered to help rebuild the Jewish temple, but their offer was rudely rebuffed (Ezra 4:1-3). Finally the Samaritans built a rival temple on Mt. Gerizim and proclaimed it, rather than the Jewish temple, to be the true house of God. Then, in 128 B.C., the Jewish ruler John Hyrcanus destroyed the Samaritan temple.
By the time of Jesus, the Jews and Samaritans had been enemies for hundreds of years. The Jews considered the Samaritans to be religious heretics of a foreign nationality and inferior race, and Jews would have no contact with Samaritans. The Samaritans never forgave the Jews for destroying their temple.
Lesson of the Parable
With that background, it is easy to understand that there was no one the Jewish expert in the law would have considered to be less of a "neighbor" than a Samaritan. If a Samaritan man could be a "neighbor" to the Jewish man who was robbed and beaten, then the definition of "neighbor" would have to include all people, regardless of race, religion, nationality or any other artificial distinction.
The Samaritan man gave freely of both his time and his money to help a Jewish man who was not only a stranger, but also was of a different religion, a foreigner and an enemy of his people. In His Parable of the Good Samaritan, Jesus challenges us to "Go and do likewise." We do not have to agree with other people's beliefs and opinions or condone their actions, but Jesus calls us to overcome our prejudices and show our kindness to all people of the world and consider them our "neighbors."
gbu :)
Langganan:
Postingan (Atom)