Jumat, 12 Juni 2015

Tipe-tipe Pria Dan Cara Menaklukan Hatinya

Kagum, simpati, suka, cinta dan sayang terhadap lawan jenis adalah hal manusiawi, pria ke wanita, wanita ke pria (gay atau lesbi jangan marah karena tidak disebutkan), namun yang bikin pening kepala wanita adalah bagaimana mendapatkan cinta pria yang disuka dan membuatnya bertekuk lutut dan jatuh cinta dengan sepenuh hati, setulus jiwa dan segenap raga serta menangis guling-guling (lawan kata ngakak guling-guling) apabila diputusin karena setelah kehilangan, pria tersebut seperti tak punya pegangan hidup. Hidup terasa gelap, karena sewaktu pacaran pergi kemana-mana bersama, setelah putus pergi kemana-mana sendiri dan tidak dipedulikan. Memang banyak wanita di luaran sana, bahkan ratio pria wanita adalah 1 : 4, tetapi karena wanita telah berhasil menaklukan hati pria, maka wanita-wanita diluaran sana tak lagi mempunyai nilai lebih, ada saja kurangnya, hati dan pikiran selalu terpusat bagaimana mendapatkan cinta dan sayang dari wanita yang telah menaklukan hatinya. Karena saya pria, Saya ingin memberi bocoran tentang bagaimana tipe-tipe pria dan cara mendapatkannya. Ada 2 tipe pria berdasarkan sifat dasar atau bawaan lahirnya, cek it out : 1. Tipe Serius Tipe pria ini agak unik, kalo lagi ketemuan yang dibahas urusan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, Pertahanan dan Keamanan(Ipoleksosbudhankam). Pria tipe ini sengaja bicara yang berat-berat untuk mengetes pengetahuan umum wanita teman kencannya. Satu-satunya cara mendapatkan perhatian dan memenangkan hatinya adalah banyak-banyak membaca Buku Pintar seri 1,2,3 yang berisi ringkasan pengetahuan umum, dan berlangganan koran, majalah, dan memfollow akun twitter dari media online seperti kompas.com, kompasiana.com supaya selalu update dan tidak ketinggalan berita. Jangan lupa menjadi teman kompasianer Pakde Kartono supaya didashboard selalu muncul informasi-informasi dari Pakde Kartono. Apabila cara di atas ditempuh, insya Allah 99% hati pria tipe serius sudah anda menangkan. 1% kata mas Erri Subakti di tulisan terbaru yang saat ini sedang menjadi HL, tergantung bakat saja. 2. Tipe Humoris Tipe pria ini juga unik, di berbagai kesempatan selalu memancing tawa semua lawan bicara, sehingga banyak wanita dekat dengannya. Apabila seseorang wanita suka dan cinta kepada pria tipe humoris, siap-siap saja cemburu buta, karena pria tipe humoris selalu banyak yang suka. Tidak usah ambil contoh jauh-jauh, kompasianer Pakde Kartono kan terlihat disukai dan difans oleh wanita, karena humor-humornya yang cerdas, tidak garing dan up date dengan berita terbaru. Lalu bagaimana jika wanita ingin mendapat perhatian khusus dan menaklukan hati pria tipe humoris? Caranya gampang, wanita harus mampu mengimbangi tingkat humoris pria tersebut. Wanita harus mampu menarik perhatian pria humoris, cantik dan baik saja tidak cukup, karena pria humoris sudah biasa dikelilingi wanita cantik dan baik, tetapi harus punya kepribadian menarik, bulu mata lentik, kulit mulus tidak burik, memakan makanan organik, dan tidak suka mengkritik. Karena wanita yang suka mengkritik adalah tipe wanita yang selalu melihat kekurangan pasangan, tak pernah puas dengan apa yang dipunya, rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, padahal wanita harus ingat nasihat bunda Dorce 'Kekurangan adalah milik kita, kesempurnaan milik Allah'. Apabila syarat di atas dipenuhi, insya Allah 99% hati pria tipe humoris sudah anda menangkan. 1% lagi sesuai kata rekan kompasianer Tamzibul tergantung keberuntungan saja. Demikianlah pembagian tipe pria secara garis besar, hanya terbagi atas 2 tipe, tipe serius dan tipe humoris, kalopun ada tipe ketiga, yaitu tipe kadang serius kadang humoris, atau istilahnya tipe Serius Tapi Santai (Sersan). Tipe sersan ini jangan dipilih jadi kekasih atau suami, kecuali tidak ada pilihan lain, karena prinsipnya kalo ada Jenderal, Kolonel, mayor, kapten atau Letnan, buat apa pilih sersan? Selamat malam Indonesia

Teknologi Tercanggih di Dunia Saat Ini

Perkembangan teknologi dari masa ke masa akan semakin canggih dan menjadi berita yang menarik untuk terus di ikuti. Dengan adanya perkembangan teknologi ini di gunakan manusia dalam memenuhi kebutuhannya seperti penggunaan gadget untuk komunikasi jarak jauh dan sebagai hiburan, internet yang berguna untuk mengetahui informasi luar dan berbagai pengetahuan, dan lain sebagainya.
Jika kemarin membahas mengenai Teknologi Masa Depan serta Penemuan Masa Depan yang Dinanti, namun kali ini membahas mengenai teknologi tercanggih di dunia saat ini. Penasaran? Berikut adalah teknologi canggih yang sudah di ciptakan oleh manusia.

Daftar, Teknologi Tercanggih di Dunia Saat Ini

Virtual Googles
Virtual Googles
Virtual Googles merupakan teknologi yang telah membawa dunia secara virtual ke dalam komputer. Virtual Googles masuk ke dalam daftar teknologi tercanggih dunia saat ini. dengan adanya teknologi ini dunia virtual sekarang ini dapat disaksikan di rumah kita. Sebuah penelitian dan eksperimen para ilmuwan yang telah di lakukan beberapa decade lalu sekarang menjadi kenyataan. Namun teknologi ini akan terus di kembangkan dari hari ke hari.
3D Holographic Displays
3D Holographic Displays
ZCam merupakan kamera video yang dapat merekam informasi hingga ke dalam objek yang dapat digunakan untuk membuat dalam model dengan visual 3 dimensi atau 3D. Setelah itu video tersebut akan di produksi oleh 3DV Systems yang menggunakan teknologi canggih. Teknologi ini menggunakan basis prinsip “Time of Flight”. Dengan menggunakan teknik ini, data ukuran 3D didapatkan dengan menggunakan cara gelombang infra merah ke dalam scen video serta cahaya yang di deteksi yang di refleksikan ke permukaan objek pada scene video. Dengan adanya variable waktu yang di tempuh oleh gelombang infra merah untuk mencapai objek target dan ketika kembali, jarak dapat di hitung, kemudian digunakan untuk membuat informasi 3D dari segala objek pada scene. Baca Juga Aplikasi Pemutar Video di Android.
Jet Pack
Jet Pack
Teknologi tercanggih di dunia saat ini berikutnya adalah Jet Pack. Jet Pack juga termasuk alat yang banya kita temukan dalam dunia game atau fiksi yang di mana alat ini memungkinkan manusia dapat terbang dengan menggunakan jet yang melepas gas dan kemudian dapat menerbangkan para penggunanya.
TAM adalah perusahaan pertama dan satu-satunya perusahaan di dunia yang telah memproduksi paket lengkap kostum yang di desain oleh Rocket Belt. Rocket Belt ini menggunakan mutakhir dan juga merupakan material aerospace dengan di lengkapi mesin penyulingan khusus untuk memproduksi bahan bakar hydrogen peroksida. Teknologi ini masih akan terus di kembangkan dan di harapkan dapat berguna untuk kehidupan manusia.
Flying Car
flying car
Mobil terbang ini di sebut dengan “The Highway in the Sky”. Teknologi mobil terbang ini terus di kembangkan yang berguna untuk mengurangi kemacetan di darat. Untuk saat ini mobil terbang ini masuk ke dalam teknologi tercanggih di dunia saat ini. jika sudah masuk ke dalam pasaran, teknologi mobil terbang ini akan menjadi nyata karena sebelumnya mobil terbang hanya ada dalam film atau hanya fiksi.
Itulah beberapa teknologi tercanggih di dunia saat ini dan keberadaannya akan terus di kembangkan. Sekian dan semoga bermanfaat. 

Jurusan Kuliah IPA yang Menjamin Masa Depan

Sebentar lagi udah mau kelulusan untuk SMA. Sudahkah anda siap?? Sudah mau mempersiapkan masa depan mau kuliah tapi masih bingung melakukan riset untuk jurusan kuliah anda di perguruan tinggi favorit nani setelah lulus. Dulu saya juga binggung tentang masalah ini. Ini adalah masalah utama yg biasa di hadapi setiap orang, namun aku udah nyari muter2 artikel tentang prospek gaji yang tinggi aku milih nya farmasi, karena ndukung banget buat aku hehe kali ini kita akan membahas untuk anda yang berprogram studi IPA, mungkin judul diatas terlalu wow ya?? masih penasaran kan?? Mari kita bahas dengan seksama walaupun agan mbundet-mbundet ceritanya.

Untuk waktu sekarang jurusan kuliah IPA memang sangat difavoritkan di sekolah-sekolah negeri maupun swasta, karena banyak pilihan jurusan ketika mereka lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi, jurusan kuliah ipa juga katanya bisa mempunyai prospek cerah, untuk menambah wawasan anda, coba baca ini 7 jurusan kuliah yang menjanjikan dimasa depan.

Kuliah IPA yang Menjamin Masa Depan

Memilih jurusan kuliah IPA yang tepat haruslah dilakukan untuk anda yang akan menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Jika salah memillih dan itu tidak sesuai dengan minat dan bakat anda mungkin bisa jadi bencana tersendiri, entah itu waktu kuliah yang akan memakan waktu lama ataupun yang extreme nya bisa DO (drop Out) tidak lulus kuliah.

Dan dari admin kali ini, ingin membagikan tips serta saran sebagai pijakan bagi anda yang akan menjadi mahasiswa ataupun wali orang tua agar dapat memilih jurusan kuliah IPA yang tepat bagi anaknya. Perlu diketahui Universitas adalah murni tentang diri Anda. Memilih lah Program studi atau Jurusan Kuliah yang tepat Anda minati dan tanpa ada paksaan keluarga.

68 PASSING GRADE JURUSAN KULIAH IPA
Saat masa SMA, kamu telah melakukannya dengan sangat baik untuk mata pelajaran fisika dan cenderung menikmati akan suatu ilmu listrik, memilih teknik elektro di universitas adalah hal yang baik. Jika Anda benar-benar menikmati biologi atau kimia, maka dapat mengambil jurusan untuk obat, ilmu kedokteran, farmasi, optometri, fisioterapi atau ilmu kedokteran hewan. Ada banyak kemungkinan dan pilihan, masing-masing dengan tujuan yang berbeda dalam pikiran calon mahasiswa tersebut.

Dan berikut ini adalah kumpulan lengkap untuk jurusan kuliah IPA yang menjamin Masa Depan serta universitas ternama yang ada didalamnya. Silahkan disimak untuk daftar Universitas, Jurusan dan passing gradenya.

  1. Teknik Informatika – ITB (65,9%)
  2. Teknik Elektro – ITB (62,5%)
  3. Teknik Kimia – ITB (61,8%)
  4. Pendidikan Dokter – UI (59,8%)
  5. Teknik Informatika – ITS (59,5%)
  6. Pendidikan Dokter – UGM (59,3%)
  7. Teknik Industri – ITB (58,8%)
  8. Teknik Elektro – UI (58,6%)
  9. Pendidikan Dokter – UNAIR (58,6%)
  10. Farmasi – UI (58,4%)
  11. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%)
  12. Teknik Elektro – ITS (57,7%)
  13. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%)
  14. Teknik Kimia/TGP – UI (57,4%)
  15. Farmasi – ITB (57,4%)
  16. Teknik Elektro – UGM (57,4%)
  17. Teknik kimia – ITS (56,6%)
  18. Ilmu Komputer – UGM (56,5%)
  19. Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%)
  20. Teknik Perminyakan – ITB (55,2%)
  21. Teknik Fisika – ITB (55,1%)
  22. Pendidikan Dokter – UNBRAW (55,1%)
  23. Teknik Lingkungan – ITB (54,8%)
  24. Teknik Kimia – UGM (54,8%)
  25. Matematika – ITB (54,6%)
  26. Teknik Pertambangan – ITB (54,2%)
  27. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%)
  28. Teknik Industri – UI (54%)
  29. Teknik Industri – ITS (53,8%)
  30. Farmasi – UNAIR (53,8%)
  31. Teknik Mesin – ITB (53,4%)
  32. Teknik Penerbangan – ITB (52,9%)
  33. Teknik Industri – UNDIP (52,9%)
  34. Teknik Elektro – UNBRAW (52,9%)
  35. Ilmu Komputer – UI (52,8%)
  36. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%)
  37. Pendidikan Dokter – USU (52,1%)
  38. Teknik Mesin – UI (52%)
  39. Farmasi – UNPAD (51,5%)
  40. Teknik Mesin – ITS (51,5%)
  41. Arsitektur – UGM (51,4%)
  42. Teknik Mesin – UGM (51,4%)
  43. Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%)
  44. Pendidikan Dokter – UNAND (50,6%)
  45. Arsitektur – ITB (50,3%)
  46. Teknik Planologi – ITB (50,1%)
  47. Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%)
  48. Pendidikan Dokter – UNHAS (50%)
  49. Teknik Material – ITB (49,2%)
  50. Arsitektur – UNDIP (49,2%)
  51. Kimia – ITB (49,1%)
  52. Pendidikan Dokter Gigi – UNAIR (49%)
  53. Teknik Sipil – ITB (48,7)
  54. Teknik Elektro – UNUD (48,5%)
  55. Biologi – ITB (47,8%)
  56. Teknik Geologi – ITB (47,8%)
  57. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%)
  58. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%)
  59. Psikologi – UNPAD (47,7%)
  60. Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%)
  61. Sistem Informasi – ITS (47,4%)
  62. Arsitektur – UI (47,2%)
  63. Statistika – UNPAD (47,2%)
  64. Biologi – UGM (47,2%)
  65. Arsitektur – UNBRAW (47,1%)

Ini hanya sekedar gambaran dan bahan rujukan saja , karena pasti akan ada hal dan pertimbangan lain, seperti Di ITB itu penjurusan dilakukan pada tahun kedua (tahun pertama masih di Fakultas) jadi tidak akan ada di buku SNMPTN pilihan jurusan Teknik informatika atau Teknik elektro tapi STEI (Sekolah Tinggi Elektronika dan Informatika). Meskipun lulusan jurusan IPA bisa memilih jurusan IPS juga, sebagai anak murni lulusan IPS tidak perlu berkecil hati. Justru sebenarnya lulusan IPS yang benar-benar memiliki nilai lebih di ilmu sosial akan lebih bisa mengikuti kuliah yang diberikan saat di perguruan tinggi karena telah memiliki bekal dasar ilmu sosial saat duduk di bangku SMA.

Kami tidak memiliki rekomendasi khusus untuk jurusan kuliah IPA yang menjamin Masa Depanapa yang anda akan pilih, sebab anda pasti harus memilih sendiri, tentu saja anda benar-benar tertarik dengan jurusan tersebut. anda akan melakukannya dengan baik jika anda memilih sesuatu yang anda senangi dan pahami. Siswa yang memilih jurusan berdasarkan minat mereka umumnya lebih terpenuhi dan lebih baik karir masa depannya. Tidak ada pengganti untuk motivasi dan bakat alami. Tidak peduli apa yang anda lakukan, jika anda melakukannya dengan baik dan benar, maka anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan dan mau niat yang serius.

jurusan ipa vs ips

Kalo mau bicara konsep ideal dari tujuan awal pemisahan antara 2 rumpun ilmu tersebut, tentu saja jawabannya : nggak dong, anak IPA dan IPS kan punya ranahnya masing-masing. Tapi kalo kita balik ke realita, gak bisa dipungkiri bahwa emang ada fenomena ganjil dalam dunia pendidikan kita, dimana jurusan IPS dinilai lebih inferior dibandingkan jurusan IPA. Bahkan kalo dibedah, jurusan IPA seolah-olah dipandang sebagai jurusan yang berisi anak-anak yang rajin belajar, suka ngitung, anak baik-baik, pekerja keras, tapi kurang banyak bergaul karena kebanyakan waktunya dihabisin di tempat les/bimbel. Sedangkan anak-anak IPS dipandang sebagai kumpulan anak yang males belajar, tukang main, lebih jago hafalan, punya kemampuan bergaul yang lebih oke dibandingkan anak-anak IPA.
Pandangan seperti ini emang gak cuma lo doang yang ngerasain di jaman sekarang ini. Miskonsepsi ini sebetulnya udah jadi semacam stigma gak tertulis selama bertahun-tahun dari generasi ke generasi. So jangan heran kalo stereotype semacam ini  gak cuma ada di pikiran pelajar SMA, tapi juga sampai ke kalangan orangtua bahkan beberapa guru tertentu. Nah dalam kesempatan kali ini, gua mau coba ngebahas beberapa miskonsepsi atau pandangan umum yang keliru antara jurusan IPA dengan jurusan IPS. Okay, langsung aja yuk kita mulai pembahasannya:

Mitos #1: Jurusan IPA lebih superior dan bergengsi daripada jurusan IPS.

cuwi0
Penyebab adanya miskonsepsi seperti ini bisa jadi bermacam-macam, dari mulai kualitas soal dan tingkat kesulitan yang jomplang antara pelajaran-pelajaran IPA dengan IPS, kualitas/kemampuan guru IPA dan IPS yang berbeda, sampai gengsi dari kalangan orangtua murid. Hal-hal seperti inilah yang justru secara simultan menguatkan miskonsepsi ini dari waktu ke waktu. Tanpa sadar hal seperti ini yang membentuk stigma terhadap jurusan IPA maupun IPS. Sehingga siswa yang nilai akademisnya oke dituntut untuk masuk ke jurusan IPA, padahal mungkin sebetulnya ketertarikan minat dia adalah topik-topik yang berbau sosial.
Cuma karena gak mau dicap sebagai "anak kurang rajin belajar jadi gak mampu masuk IPA" jadinya milih jurusan yang sebetulnya bukan minat dia. Sebaliknya, siswa yang nilai akademisnya kurang oke jadi terpaksa masuk IPS karena standard nilai untuk masuk penjurusan IPA lebih tinggi daripada jurusan IPS, padahal mungkin sebetulnya minat anak ini lebih suka topik yang berkaitan dengan ilmu alam, cuma karena dia males belajar aja jadi terpaksa masuk IPS.
Nah, menurut gua sih idealnya baik lo yang mau masuk jurusan IPA atau IPS, dua-duanya harus punya standar sendiri-sendiri. Jadi, konsepnya bukan yang gak lulus jurusan IPA, langsung dimasukin ke jurusan IPS. Tapi dilihat dulu, apakah anak tersebut emang layak untuk masuk jurusan IPS atau enggak. Intinya setiap siswa diberikan kebebasan untuk memilih jurusan-nya sesuai dengan minat mereka masing-masing, yang tentu cermin yang paling mudah untuk melihat minat adalah nilai akademis masing-masing pelajaran. Terlepas dari nilai akademis itu, emang sebaiknya penjurusan itu dikembalikan lagi pada keputusan masing-masing siswa.
So, dengan ada standardisasi dan konsep seperti itu, sebetulnya gak perlu ada tuh jenjang superioritas-inferioritas di antara dua bidang tersebut. Baik IPA maupun IPS sebetulnya sama-sama membutuhkan kompetensi yang berbeda-beda dan setiap pelajar bisa jadi bener-bener jago di bidangnya masing-masing.

Mitos #2 :Anak IPA kuat di hitungan, IPS lebih kuat di hafalan

IPA vs IPS
Ini adalah salah satu stereotypeyang dari dulu sampe sekarang awet banget nempelnya di masyarakat. Seolah-olah tingkat kecerdasan siswa itu cuma dibagi jadi dua tolak ukur doang: hitungan dan hafalan. Kalo lo jago hitungan ya itu tandanya lo cocok masuk ke jurusan IPA, kalo lo jago ngehafalin, berarti lo cocoknya masuk jurusan IPS.This is so wrong in so many ways!
  • Gak ada satu pun pelajaran hitungan di IPA, baik Fisika, Kimia, dan Biologi itu sama sekali bukan pelajaran berhitung. Kalaupun ada yang namanya pelajaran berhitung, yang paling deket itu ya pelajaran Akuntansi, itu pun malah dia lebih pas masuk ke jurusan IPS.
  • Gak ada satu pun pelajaran di IPS yang menuntut hafalan, kalo sekarang lo yang di jurusan IPS masih banyak ngehafalin materi pelajaran, berarti cara belajar lo yang keliru. Baik Sejarah, Sosiologi, Ekonomi, maupun Geografi itu pelajaran yang menuntut pemahaman konseptual yang komprehensif. Sementara kalo lo udah ngerti konsepnya, dengan sendirinya juga lo akan hafal sama istilah-istilah yang digunakan.
Nih ya, gua mau bahas sedikit pembedahan tingkat kecerdasan yang jauh lebih bener daripada pembagian hafalan-hitungan. Berdasarkan Bloom’s Taxonomy, kemampuan manusia dalam domain kognitif terbagi menjadi tiga aspek, yaitu
  1. Level 1: Knowledgeyang termasuk dalam knowledge adalah pengetahuan kita mengenai fakta-fakta atau terminologi yang spesifik, pengetahuan mengenai metode-metode tertentu, dan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip dan teori-teori universal.
  2. Level 2: ComprehensionSedangkan comprehension merupakan kemampuan kognitif yang melibatkan kemampuan untuk memahami konsep, membandingkan konsep, menginterpretasikan suatu fenomena atau abstraksi tertentu, dan dapat menyimpulkan main idea dari pembahasan-pembahasan tertentu.
  3. Level 3: Critical Thinking, terdiri dari beberapa dimensi, yaitu: analysis,evaluation, synthesis.
  • Analysis menguji dan menguraikan informasi dan/atau pengetahuan dengan cara mengidentifikasi komponen-komponen dari informasitersebut (misalnya: penyebab, efek, dan prevalensi)
  • Evaluation: mengajukan dan mempertahankan opini dengan cara membuat penilaian mengenai informasi dari gagasan berdasarkan dengan kriteria-kriteria tertentu.
  • Synthesis: mengumpulkan informasi-informasi terkait suatu gagasan tertentu untuk membuat suatu kesimpulan dan menghasilkan gagasan alternatif
Suatu aktivitas pembelajaran dapat dikatakan efektif dan memberikan manfaat ketika aktivitas tersebut dapat membawa kita ke level 3: kognisi critical thinking.Ketika kita cuma itung-itungan dengan ngehafal rumus, atau tau istilah-istilah dengan cara ngehapal, maka lo hanya sampai ke level kognitif knowledge doang.
Nah untuk bisa belajar dengan cara yang bener, lo justru jangan cuma sampai ke level-1 doang, tapi lo juga dituntut untuk mengolah knowledge itu menjadi level 2:comprehension hingga ke level 3: analysis, evaluation, dan synthesis. Konsep inilah yang selama ini dibahas sama Glenn di artikel sebelumnya tentang perbedaan studying dengan learning.
So, menurut gue, baik ketika lo masuk jurusan IPA ataupun jurusan IPS, hapalan dan itungan itu bukanlah hal yang patut lo pusingin. Justru hal yang harus lo pastikan adalah apakah lo paham dengan apa yang disampaikan oleh guru/apa yang sedang lo pelajarinKetika lo udah paham sama suatu konsep, secara otomatis lo akan familiar dengan konsep tersebut, dan tanpa intensi untuk menghafal, lo akan hafal istilah-istilah dan rumus-rumus itu dengan sendirinya. Pas gue SMA, gue punya prinsip “Yang penting ngerti dulu, kalau hafal mah itu bonus buat gue.”

Mitos #3: Anak IPA itu emang udah seharusnya lebih jago Matematika daripada anak IPS

Miskonsepsi ini sebetulnya salah satu yang paling parah, bahkan di terjadi di kalangan guru sekalipun. Lo tau gak sih kalo sebetulnya matematika ini bukanlah cabang dari bidang IPA (natural science), dan bukan juga IPS (social science).

"Lha, bukannya selama ini gua pikir matematika itu identik dengan jurusan IPA?"

Nope. IPA maupun IPS adalah science. Maksudnya science, itu artinya ilmu mempelajari hal yang konkrit, sedangkan matematika itu adalah ilmu abstrak, bukan konkrit. Jadi sekali lagi, matematika itu bukan science.
Istilah science artinya kita mempelajari ilmu yang bisa diamati dan bisa direpresentasikan dalam dunia nyata, pembuktiannya disebut dengan evidence. Sedangkan inti dari matematika itu adalah abstract modeling dari logika dimana pembuktiannya biasa disebut dengan proof. Jadi matematika merupakan ilmu pengetahuan murni yang bersifat abstrak dan dia bisa berdiri sendiri tanpa sokongan ilmu-ilmu lain.
So, Matematika itu sama sekali gak identik sama hitungan apalagi jurusan IPA. Matematika itu gak nyambung sama sekali sama ilmu alam maupun hitungan. Jadi sebetulnya baik jurusan IPA maupun IPS harus sama-sama menguasai pelajaran matematika dengan baik, karena konsep-konsep dasar dari matematika bisa diterapkan untuk membantu cabang-cabang ilmu lainnya dalam proses pengembangan ilmu tersebut.

Mitos #4: Anak IPA bisa masuk semua jurusan kuliah, anak IPS cuma bisa soshum

ipa ips
Ketika gue SBMPTN, banyak temen gue yang ngeluh karena anak-anak IPA dianggap sering “mengambil lahan” anak-anak IPS ketika memasuki  jurusan-jurusan pas mau kuliah.
Sebetulnya sih, hal ini ada benernya juga, mengingat banyak banget anak-anak yang dulunya berada di jurusan IPA tapi pas SBMPTN ngambil jurusan IPC supaya bisa ambil jurusan IPS pas kuliahnya. Termasuk gue juga dari jurusan IPA emang akhirnya milih ngambil Psikologi di UI, hehe..
Terus biasanya kalo anak-anak IPA yang ngambil IPC ada yang lulus pas SBMPTN-nya dalam ngambil jurusan seperti Psikologi, Ekonomi, atau Hubungan Internasional, langsung pada menggerutu seperti ini.

"Halah anak IPA kenapa sih masih ngerebut aja lahan anak IPS!? Padahal kan mereka udah punya jurusannya sendiri, kenapa gak dari awal aja kalo gitu mereka ambil jurusan IPS? Mereka kan pinter-pinter jadi gampang aja kalo mau ngambil soshum, sedangkan kita yang di IPS kan gak bisa segampang itu ngambil jurusan IPA."

Gak sedikit juga lho lo ngedengerin komentar seperti ini, terutama nanti begitu lo yang di kelas 12 SMA udah mulai mikirin jurusan kuliah. Sebenernya sikap seperti ini mungkin lo anggep sebagai celotehan biasa aja, tapi jangan salah lho. Sikap seperti ini tuh bisa diterjemahkan sebagai sikap inferior yang juga berperan menambah pupuk paradigma yang salah tentang pembagian IPA maupun IPS.
Kita semua sebetulnya juga tau kan, kalo jurusan IPA mupun jurusan IPS sebetulnya bisa aja kok daftar IPC pas SBMPTN. Tinggal seberapa niat aja lo belajar sebelum SBMPTN dan seberapa siap elo untuk ngehadapin persaingan untuk mendapatkan jurusan di universitas tersebut. Jadi seharusnya nih, baik jurusan IPA maupun IPS ya kembali pada kompetisi yang fair dan sejajar sebagai sesama intelektual muda untuk bisa mendapatkan jurusan kuliah dan universitas yang diinginkan.
Sekilas info aja, sejauh yang gua tau para pengguna zenius dari bertahun-tahun belakangan ini udah buanyaak banget kok yang berhasil lolos SBMPTN lintas jurusan dengan mengambil IPC atau malah langsung nyebrang (IPA ambil SBMPTN Soshum / IPS ngambil SBMPTN saintek). Intinya sih emang tinggal seberapa besar lo berusaha dan berjuang, berikut ini beberapa catatan perjuangan mantan murid zenius dari tahun ke tahun :

Catatan Perjuangan Murid Zenius Menghadapi SBMPTN 2013

Catatan Perjuangan Murid Zenius Menghadapi SBMPTN 2014

Testimoni Murid Zenius Yang Lolos SNMPTN Undangan 2014

****
So, in the end, gue cuma mau nekenin kalau sebenernya IPA dan IPS itu bukanlah dua disiplin ilmu yang berlainan satu sama lain, bukan juga dua disiplin ilmu yang berada di satu kontinum yang sama (maksudnya gak bisa dibandingin kalo ilmu X lebih baik dari pada ilmu Y). Setiap cabang ilmu pengetahuan menurut gue memiliki landasan berpikir masing-masing tapi ilmu-ilmu tersebut juga bisa terintegrasi satu sama lain dalam menjelaskan segala hal yang terjadi di alam semesta ini. Pemisahan antara "alam" dan "sosial" sebetulnya hanyalah simplifikasi dan label untuk melihat suatu fenomena dari satu sudut pandang tertentu.
Misalnya gini deh, ketika kita meninjau kembali tentang fenomena wabah Black Death yang terjadi di Eropa pada abad 14, kita bisa meninjau fenomena ekstrim ini dari berbagai sudut pandang disiplin ilmu. Buat lo yang belum tau, Black Death merupakan pandemi (wabah penyakit) pertama di dunia, dengan total kematian diperkirakan hingga 200 juta jiwa! (itu hampir sama banyaknya dengan jumlah populasi penduduk Indonesia sekarang lho). Penyebabnya cuma bakteri yang namanya Xenopsylla cheopis. Hal ini mungkin bisa ditinjau dari sudut pandang biologi tentang bagaimana wabah ini menyebar dengan sistem parasit 2 level. Tikus (Rattus ratus) yg diparasiti oleh Pinjal (Xenopsylla cheopsis) dan diparasiti lagi oleh bakteri pes (Yersinia pestis). Tapi fenomena ini juga bisa ditinjau dari sudut pandang lain seperti perubahan sosiologi masyarakat Eropa yang berubah drastis. Sampai dalam sudut pandang politik dengan mulai dari berkurangnya kepercayaan terhadap otoritas Kerajaan Roma.
Nah dari contoh fenomena wabah Black Death yang gua sedikit kupas di atas, kita jadi punya gambaran komprehensif terkait fenomena-fenomena tertentu di lingkungan kita dengan melihat dari berbagai macam sudut pandang, baik segi alam maupun sosial. Selain itu, kita juga bisa mengambil kesimpulan yang tepat terkait suatu fenomena kalau kita bisa menganalisisnya dari berbagai sudut pandang dan memilih sudut pandang mana yang paling pas dan bisa menjelaskan fenomena-fenomena yang kita analisis. Akhir kata pesen gua cuma satu, bahwa sebetulnya yang namanya ilmu itu gak bisa kita kategoriin sebagai IPA atau IPS, itu sebetulnya cuma label agar memudahkan untuk dipelajari doang. Karena pada hakikatnya alam semesta ini bekerja dan berinteraksi dalam satu kesatuan sebagaimana adanya kita lihat sekarang ini, dan pembagian ilmu itu hanyalah penalaran kita untuk memudahkan cara kita memandang suatu fenomena yang terjadi.
Keterangan Sumber :
Huitt, W. (2004). Bloom et al.'s taxonomy of the cognitive domain. Educational Psychology Interactive, 22.
Carey, S. (2009), "Where our number concepts come from", Journal of Philosophy 106 (4): 220–254

5 Fakta di Balik Insidious Chapter 3

5 Fakta di Balik Insidious Chapter 3
Film horor Insidious: Chapter 3 baru saja rilis di bioskop Indonesia pekan ini, dan pastinya menjadi incaran para penggemar horor, mengingat kesuksesan dua seri sebelumnya. Lewat dua film pertamanya, Insidious kini sering disebut-sebut sebagai salah satu franchise horor terseram di milenium baru, sehingga tidaklah mengherankan jika Insidious: Chapter 3 kembali membuat penonton berbondong-bondong ke bioskop. 

1 Franchise Insidious awalnya hanya sebuah proyek horor supranatural sederhana besutan sutradara James Wan dengan sohibnya, penulis skenario Leigh Whannell, dan juga dua produser penghasil seri Paranormal ActivityJason Blum dan Oren Peli. Ternyata, film ini berhasil mendapat sambutan yang baik ketika dilepas di pasaran tahun 2010, dan berlanjut pada sekuelnya, Insidious: Chapter 2  di tahun 2013. Untuk Insidious: Chapter 3, para pembuat film melakukan perombakan cerita, juga pertukaran posisi tim pembuatnya, sehingga jadilah film yang ketiga ini sebuah prekuel, dan kursi sutradara diambil alih oleh Whannell.

Di luar itu, ternyata masih ada beberapa fakta menarik dari produksi film Insidious: Chapter 3, yang terekam dalam catatan produksi yang dirilis Sony Pictures Releasing International. Mulai dari alasan pergantian sutradara, nasihat sineas horor terkenal, sampai alasan menjadikan film ini berupa prekuel. Simak selengkapnya dalam lima fakta di balik film Insidious: Chapter 3, mulai halaman berikut
BENTROK DENGAN FAST & FURIOUS 7

2
Dua film Insidious sebelumnya disutradarai oleh James Wan, dan Leigh Whannellsebagai penulis skenarionya. Untuk Insidious: Chapter 3, kursi sutradara diberikan kepada Whannell, sekaligus tetap jadi penulis skenario dan pemeran Specs. 

"Tak ada orang yang lebih baik untuk meneruskan Insidious; saya merasa terhormat untuk menyerahkan tongkat estafet kepada sahabat baik saya! Ketika saya melihatnya menyutradarai, sekalipun ini film panjang pertamanya, ia sudah tampak alami. Ia sangat nyaman dan senang melakukannya," ungkap Wan.

Pergantian sutradara ini merupakan imbas dari jadwal Wan yang harus menyelesaikan film aksi perdananya, Fast & Furious 7, yang bentrok dengan produksi Insidious: Chapter 3Wan sebenarnya masih terlibat sebagai produser, juga sempat tampil cameo di filmnya. Wan juga mengaku selama produksi, ia danWhannell sering bertukar pikiran.

"Saya SMS Leigh tentang cara membuat adegan seram. Ia akan membalas saya tentang bagaimana meledakkan mobil! Kami melakukan apa yang biasa kami lakukan kalau bertemu langsung—saling melempar ide dan saling membantu proyek masing-masing," ungkap Wan lagi.

Sebelumnya, Wan juga sempat menyatakan setelah Insidious: Chapter 2, ia tidak berminat lagi untuk menyutradarai film-film horor lagi. Langkah pertamanya adalah menerima tawaran menyutradarai Fast & Furious 7. Berpindahnya jabatan sutradara ke Whannell di Insidious: Chapter 3 semakin menguatkan kesan bahwa Wan benar-benar stop bikin horor. Akan tetapi, rupanya Wan bersedia untuk kembali ke horor dengan menyutradarai film The Conjuring 2 untuk tahun 2016.TIPS DARI SUTRADARA THE EXORCIST
Sebagai sutradara debutan, Leigh Whannell ternyata meminta masukan dari berbagai pihak. Selain oleh sutradara dua seri Insidious terdahulu, James Wan, Whannell juga sempat mendapat resep rahasia dari sineas senior William Friedkin. Friedkin sendiri adalah sutradara film horor supranatural The Excorsist (1973) yang sering disebut-sebut sebagai salah satu film horor Hollywood terseram sepanjang masa.

"Nyaris tak percaya. Saya belum pernah bertemu orangnya. Kami pergi makan siang dan hampir tidak mengucapkan salam sampai (Friedkin) berkata, 'Kamu harus menakuti para pemain dengan sungguh-sungguh. Di The Excorcist saya menembakkan pistol. Menurutmu saya bisa tangkap si pendeta untuk terperangah seperti itu waktu ketika telepon berdering?'" kenang Whannell tentang pertemuannya dengan Friedkin.

Whannell sendiri sempat menerapkan tips tersebut di salah satu adegan Insidious: Chapter 3. "Saya bunyikan klakson angin. Satu kali saja," aku Whannell, dan cara itu terbukti berhasil.

"Leigh ada di sisi lain lokasi, dan itu masih saja membuat ngeri," ujar aktor pemeran Sean Brenner, Dermot Mulroney.PEMERAN UTAMA BELUM PERNAH MAIN FILM HOROR
Selain menampilkan pemain dari dua seri Insidious sebelumnya, yaitu Lin Shaye, Angus Sampson, dan Leigh Whannell sendiri, Insidious: Chapter 3 juga menampilkan dua tokoh baru ayah dan anak, Sean dan Quinn Brenner (dimainkanDermot Mulroney dan Stefanie Scott) sebagai tokoh utamanya. Ternyata, baikScott maupun Mulroney belum pernah sekalipun main di film horor.

3 Scott adalah aktris muda yang sebelumnya lebih banyak terlibat di film-film drama dan komedi. Demikian juga Mulroney yang selama 25 tahun kariernya di Hollywood belum pernah mencicipi film horor. Mulroney sendiri lebih dikenal lewat film komedi romantis My Best Friend's Wedding, atau film-film drama thriller seperti Zodiac danCopycat.

Namun, Mulroney mengaku memang tertarik untuk main di film horor, khususnya di seri Insidious. "Saya punya putra remaja penggemar berat film horor, jadi kami sering menonton bersama di pemutaran hari pertama film-film itu—dan saya sendiri juga jadi ikut menggemari; demikian juga bagaimana saya menonton dua filmInsidious sebelumnya. Leigh Whannell juga senang film-film seperti ini, dan antusiasmenya menular," ungkap Mulroney.PEMERAN UTAMA BELUM PERNAH MAIN FILM HOROR
4 Selain menampilkan pemain dari dua seri Insidious sebelumnya, yaitu Lin Shaye, Angus Sampson, dan Leigh Whannell sendiri, Insidious: Chapter 3 juga menampilkan dua tokoh baru ayah dan anak, Sean dan Quinn Brenner (dimainkanDermot Mulroney dan Stefanie Scott) sebagai tokoh utamanya. Ternyata, baikScott maupun Mulroney belum pernah sekalipun main di film horor.

Scott adalah aktris muda yang sebelumnya lebih banyak terlibat di film-film drama dan komedi. Demikian juga Mulroney yang selama 25 tahun kariernya di Hollywood belum pernah mencicipi film horor. Mulroney sendiri lebih dikenal lewat film komedi romantis My Best Friend's Wedding, atau film-film drama thriller seperti Zodiac danCopycat.

Namun, Mulroney mengaku memang tertarik untuk main di film horor, khususnya di seri Insidious. "Saya punya putra remaja penggemar berat film horor, jadi kami sering menonton bersama di pemutaran hari pertama film-film itu—dan saya sendiri juga jadi ikut menggemari; demikian juga bagaimana saya menonton dua filmInsidious sebelumnya. Leigh Whannell juga senang film-film seperti ini, dan antusiasmenya menular," ungkap Mulroney.STEFANIE SCOTT DICEKOKI MUSIK DEATH-METAL
Untuk memperdalam perannya sebagai Quinn Brenner, aktris muda Stefanie Scottdibantu lewat deskripsi karakter dari sang penulis dan sutradara, Leigh Whannell, yang cukup mendetail. "Saya terima sebuah playlist musik, apa yang disukai Quinn, dan semuanya berasal dari zaman sebelum dirinya lahir: Joni Mitchell, Elliott Smith, Jeff Buckley. Leigh memberikan saya album dalam piringan hitam, jadi saya duduk dan mendengarkan musiknya sambil menuliskan buku harian Quinn," kenangScott.

Namun, ketika dalam satu momen dalam filmnya Quinn berubah akibat dipengaruhi roh jahat, Scott harus mendengarkan musik yang jauh berbeda. "Leigh mengantar saya ke dalam lemari. Ia menyuruh saya mendengarkan musik death-metal selama 30 mentit, gelap-gelap. Ia menyuruh seorang penjaga di pintu, dan ia akan bergegas masuk untuk memastikan saya tidak mengecilkan volume headphone saya. Itu sangat mengerikan, tetapi ketika saya harus melakukan adegannya, saya siap!"
DEMI BANGKITKAN SOSOK ELISE
Insidious: Chapter 3 adalah prekuel dari dua film Insidious sebelumnya. Film ini sendiri tidak lagi bercerita tentang keluarga Lambert, tetapi tetap punya benang merah tentang dunia astral The Further, dan para pemburu hantu Elise (Lin Shaye), Specs (Leigh Whannell), dan Tucker (Angus Sampson). Rupanya, pengambilanangle cerita ini berkaitan dengan Whannell yang ingin tetap menampilkan Elise, yang diceritakan meninggal di Insidious: Chapter 2.

"Saya suka tokohnya, dan beranda-andai bagaimana saya bisa mengembalikannya. Menampilkan 'hantu Elise' bukan ide yang baik; saya mau ia hidup! Penonton tampak menikmat penuturan dengan jarak waktu yang lebar di film kedua, dan saya merasa itu membantu saya untuk menemukan cerita yang memberi makna lebih dalam bagi perjalanan Elise. Saya mulai merancang kisah asal-muasal, prekuel berlatar beberapa tahun sebelum film pertama ketika konsep sentral Insidious mulai terbentuk, dan bagaimana kami bisa menggali latar belakang Elise. Begitu saya mulai menulisnya, saya langsung jatuh cinta pada cerita ini," jelas Whannell.

Minggu, 24 Mei 2015

10 Universitas Terbaik dengan Fakultas Kedokteran

Berikut daftar 10 besar universitas yang memiliki fakultas kedokteran terbaik di dunia menurut Quacquarelli Symonds (QS) World University Rangkings
Universitas Harvard
Kampus tertua dan paling prestisius di Amerika Serikat ini dinilai memiliki sekolah kedokteran terbaik di dunia. Dalam penilaian QS, Harvard mendapat nilai sempurna 100 persen dalam parameter reputasi akademik, pekerja lulusan, dan penelitian.
Didirikan pada 1782, misi sekolah kedokteran Harvard adalah untuk menciptakan orang-orang terbaik dari beragam komunitas yang berkomitmen untuk kepemimpinan dalam rangka mengurangi penderitaan manusia yang disebabkan oleh penyakit.
Universitas Cambridge
School of Clinical Medicine Cambridge adalah kampus dengan fakultas kedokteran terbaik kedua di dunia. Dalam penilaian QS, Cambridge mendapat nilai 83.
Pada 1953, James Watson dan Francis Crick berhasil menyimpulkan struktur DNA di kampus ini. Atas hal inilah, keduanya menerima Penghargaan Nobel dalam Bidang Kedokteran pada 1962. Mayoritas lulusan Cambridge bekerja di National Health Service (NHS) Inggris dan sisanya menjadi praktisi umum.
Universitas Oxford
Universitas Oxford perguruan tinggi tertua berbahasa Inggris yang berlokasi di kota Oxford, Inggris ada di peringkat ketiga dengan skor 77,7 poin. Terlepas dari kenaikan biaya kuliah di Inggris pada 2012, kuliah kedokteran di Oxford masih tiga kali lebih murah dibandingkan di Harvard.
Universitas Stanford
Stanford adalah universitas tertua di bagian barat Amerika Serikat yang memiliki sekolah kedokteran. Kampus ini berada di peringkat keempat dengan skor 68,7 poin dari nilai maksimal 100. Biaya kuliah di kampus ini lumayan mahal, yaitu hingga 27 ribu poundsterling atau setara dengan Rp380 juta (Rp14,101 per poundsterling) per tahun. Pada 1968, Stanford mencetak sejarah karena berhasil melakukan transplantasi jantung pertama atas manusia dewasa di Amerika.
Universitas Johns Hopkins
Sejak berdiri pada 1893, sekolah kedokteran John Hopkins dianggap sebagai acuan bagi sekolah medis lain yang ada di Amerika. Kampus ini sempat ditampilkan dalam serial televisi House yang disiarkan di Amerika di mana salah satu tokoh serial fiksi tersebut, dr Gregory House diusir dari kampus karena berselingkuh.
Universitas Berkeley California
University of California adalah universitas negeri yang mengutip biaya kuliah hingga 8 ribu poundsterling (Rp112,8 juta) per tahun.
Dalam penilaian QS, fakultas kedokteran University of California, Berkeley mencetak skor 63,3.
Institut Teknologi Massachusetts
Dalam daftar peringkat universitas terbaik dunia versi QS, Massachusetts Institute of Technology (MIT) ada di peringkat ketiga. Tapi dalam daftar kampus dengan fakultas kedokteran terbaik, MIT ada di peringkat ketujuh dengan skor 61. Mahasiswa di kampus ini dikenakan biaya hingga 25 ribu poundsterling (Rp352 juta) per tahun.
Universitas Tokyo
Universitas Tokyo merupakan satu-satunya universitas asal Asia yang ada dalam daftar 10 besar kampus kedokteran terbaik di dunia.
Biaya kuliah di universitas yang terletak di Negeri Sakura ini sebesar 5 ribu poundsterling per tahun atau setara dengan Rp70 juta per tahun.
Universitas Yale
Metode pengajaran di Yale cukup unik. Fakultas kedokteran Yale mendorong kegiatan belajar dalam seminar kecil, konferensi, tutorial kecil, evaluasi diri siswa, pemikiran independen, dan investigasi.
Kampus yang berbasis di Amerika ini mencetak skor 59,4.
UCLA (University of California, Los Angeles)
David Geffen School of Medicine di UCLA, dalam waktu 50 tahun berhasil menjadi salah satu sekolah kedokteran paling prestisius di Amerika. Sama seperti di UC Berkeley, biaya kuliah di kampus ini disubsidi dan dibatasi hingga 8 ribu poundsterling (Rp112 juta) per tahun.

10 Pilihan Jurusan Kuliah Menjanjikan

Semuanya pengen punya gaji yang besar kan pada masa dia bekerja? Maka karena itu banyak orang memilih pendidikan yang tepat untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus pula. Misalnya Kedokteran, Teknik, Insinyur dan sebagainya. Nah berikut ini tentang 10 fakultas dengan prospek gaji tertinggi, data ini diambil oleh CNN berdasarkan hasil sensus di Amerika sana. well amerika berbeda dengan Indonesia, tapi tetap dapat dijadikan tolak ukur untuk gajinya grin emotikon karena di Indonesia sudah banyak perusahaan berstandard international. Oke, mari kita mulai membahasnya:
Teknik Pertambangan
Di urutan ke-10 adalah Teknik Pertambangan contohnya adalah insinyur yang mengeksplorasi batubara dan berlian, mereka mencari tahu cara terbaik untuk mengambilnya dari bumi. Mereka juga belajar bagaimana untuk mencari mineral dan merancang dan mengembangkan tambang.
Contoh perusahaann misalnya, Antam, Freeport, Newmont, dll
Gaji rata-rata nya adalah $80,000
Teknik Metalurgi
Di urutan ke-9 adalah Teknik Metalurgi. Mungkin masih jarang yang mengetahui tentang metalurgi. Metalurgi belajar bagaimana merangcang logam, mempelajari sifat logam dan memecahkan masalah dalam bidang manufaktur. Insinyur metalurgi sering bekerjasama dengan insinyur pertambangan dalam proses ekstraksi bijih logam setelah ditambang.
Contoh perusahaann misalnya, Krakatau Steel atau perusahaan smelter lainnya
Gaji rata-rata nya adalah $80,000
Teknik Mesin
Di urutan ke-8 ada Teknik Mesin. Teknik mesin adalah salah satu disiplin ilmu teknik tertua dan paling luas. Permintaan tinggi sejak penemuan mesin uap di bagian terakhir dari abad ke-18 dan awal Revolusi Industri. kalo bidang ini lapangan pekerjaannya banyak, bisa di industri otomotif, elektronika, kimia bahkan penerbangan
Gaji rata-rata nya adalah $80,000
Teknik Perkapalan
Di urutan ke 7 ada Teknik perkapalan. Teknik perkapalan ini kerjaannya design kapal, mulai dari kapal yang kecil misalnya kapal patroli sampai yang besar misalnya kapal tanker bisa juga untuk mendesign kapal perang. Kalo untuk tempat bekerjanya bisa di PT PAL atau di galangan lain milik swasta
Gaji rata-rata nya adalah $82,000
Teknik Elektro
diurutan ke 6 ada Teknik Elektro. teknik elektro ini ada arus kuat ada arus lemah, kalau arus kuat agan bisa bekerja di pembangkit listrik dan sebagainya kalau arus lemah agan bakalan membuat produk2 elektronika yang sekarang ini prospeknya lagi berkembang pesat di Indonesia
tempat bekerjanya bisa di PLN, Samsung, Toshiba, dll bahkan bisa juga ke perusahaan minyak
Gaji rata-rata nya adalah $85,000
Teknik Kimia
Di urutan ke 5 ada Teknik Kimia. Teknik Kimia mempelajari pemrosesan bahan mentah menjadi barang yang lebih berguna, dapat berupa barang jadi ataupun barang setengah jadi. Ilmu teknik kimia diaplikasikan terutama dalam perancangan dan pemeliharaan proses-proses kimia, baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar seperti pabrik. Insinyur teknik kimia yang pekerjaannya bertanggung jawab terhadap perancangan dan perawatan proses kimia pada skala pabrik. Tempat bekerjanya juga luas banyak sekali pabrik yang butuh lulusan teknik kimia.
Gaji rata-rata nya adalah $86,000
Teknik Penerbangan
Diurutan ke-4 ini ada Teknik Penerbangan. Teknik Penerbangan mempelajari segala sesuatu yang ada sangkut pautnya dengan upaya penjelajahan manusia di dalam atmosfer atau di luar angkasa. Contohnya adalah aerodinamika, struktur, rancangan pesawat, teknik material, interaksi manusia dan mesin, teknik kendali terbang, aeroelastisitas, teknik propulsi, dan lain-lain. Prospek kerjanya bisa di PT DI, Boeing, Airbus, dll
Gaji rata-rata nya adalah $87,000
Ilmu Komputer
Di urutan ke 3 ada Ilmu Komputer atau biasa disebut juga Computer Science. Ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software). Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer, mulai dari analisa abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras. Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang. Prospek kerja juga luas, hampir seluruh kantor perlu programmer
Gaji rata-rata nya adalah $98,000
Ilmu Farmasi
Di posisi 2 ada Ilmu farmasi. Ilmu farmasi akan dipelajari berbagai bahan untuk membuat obat. dan selain itu farmasi dapat juga bekerja di pabrik maupun apotek, sehingga mempunyai range yang luas. Prospek kerja kimia farma, bio farma, dll
Gaji rata-rata nya adalah $105,000
Teknik Perminyakan
Dan yang di urutan pertama adalah Teknik Perminyakan salah satu jurusan di perguruan tinggi yang berfokus kepada tambang minyak, gas, dan panas bumi, meliputi kegiatan pengeboran, eksplorasi, distribusi, dan pengolahannya. Teknik perminyakan sendiri mirip dengan Teknik pertambangan, Teknik perminyakan juga mempelajari sistem yang berhubungan dengan bangunan rig lepas pantai yang sering digunakan dalam eksplorasi minyak lepas pantai dan juga teknologi pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi. Prospek kerja di pertamina, chevron, BP, dll
Gaji rata-rata nya adalah $120,000 (gaji ini sebanding dengan risiko dalam pekerjaannya)

visitors

Flag Counter