Minggu, 21 September 2014

Tahap Langkah Metode Ilmiah biologi

Biologi merupakan salah satu ilmu yang besar. Para ilmuwan telah memperoleh pengetahuan biologi melalui proses yang dikenal sebagai metode ilmiah. Tidak ada satu metode ilmiah. Langkah-langkah metode ilmiah membuat cara yang teratur untuk mendapatkan informasi tentang dunia biologis. Pengetahuan yang diperoleh kadang-kadang berguna dalam memecahkan masalah tertentu dan kadang-kadang hanya menarik tanpa aplikasi praktis pada saat itu.
Metode Ilmiah
Metode Ilmiah
Sebuah metode ilmiah memerlukan pencarian sistematis untuk informasi melalui observasi dan eksperimen. Langkah-langkah dasar metode ilmiah setiap yang menyatakan masalah, mengumpulkan informasi, membentuk hipotesis, bereksperimen untuk menguji hipotesis, merekam dan menganalisis data, dan membentuk kesimpulan.
observasi
Langkah pertama dalam metode ilmiah menyatakan masalah berdasarkan pengamatan. Pada tahap ini, ilmuwan mengakui bahwa sesuatu telah terjadi dan itu terjadi berulang-ulang. Oleh karena itu, ilmuwan merumuskan pertanyaan atau menyatakan masalah untuk penyelidikan. Langkah berikutnya dalam metode ilmiah adalah untuk mengeksplorasi sumber daya yang mungkin memiliki informasi tentang itu pertanyaan atau masalah. Di sini, ilmuwan melakukan penelitian perpustakaan dan berinteraksi dengan para ilmuwan lain untuk mengembangkan pengetahuan tentang dengan pertanyaan di atas.
Hipotesis, eksperimentasi, dan analisis
Selanjutnya, hipotesis terbentuk, yang berarti bahwa ilmuwan mengusulkan solusi yang mungkin untuk pertanyaan, menyadari bahwa jawabannya bisa salah. Ilmuwan menguji hipotesis melalui eksperimen yang mencakup kelompok eksperimen dan kontrol. Data dari percobaan dikumpulkan, direkam, dan dianalisis.
kesimpulan
Setelah menganalisa data, ilmuwan menarik kesimpulan. Sebuah kesimpulan yang valid harus didasarkan pada fakta-fakta yang diamati dalam percobaan. Jika data dari percobaan diulang mendukung hipotesis, ilmuwan akan mempublikasikan hipotesis dan eksperimental data untuk ilmuwan lain untuk meninjau dan membahas.
Teori dan hukum
Ilmuwan lain mungkin tidak hanya mengulangi percobaan tetapi mungkin melakukan percobaan tambahan untuk menantang temuan. Jika hipotesis diuji dan dikonfirmasi cukup sering, komunitas ilmiah menyebut hipotesis tersebut teori. Kemudian berbagai eksperimen tambahan menguji teori menggunakan metode eksperimental yang ketat. Tantangan berulang terhadap teori disajikan. Jika hasil terus mendukung teori, teori memperoleh status ilmiah hukum. Sebuah hukum ilmiah adalah fakta seragam atau konstan di alam. Sebuah contoh dari hukum biologi adalah bahwa semua makhluk hidup terdiri dari sel.
Sebuah kritik sering diajukan dalam metode ilmiah hal ini disebabkan karena ia tidak dapat menampung apa saja yang belum terbukti. Argumen kemudian menunjukkan bahwa banyak hal yang dianggap mustahil di masa lalu kini menjadi realitas sehari-hari. Kritik ini didasarkan pada salah tafsir dari metode ilmiah. Ketika hipotesis melewati tes itu diadopsi sebagai teori benar menjelaskan berbagai fenomena dapat setiap saat dipalsukan oleh bukti eksperimental baru. Ketika menjelajahi satu set baru atau fenomena ilmuwan menggunakan teori-teori yang ada namun, karena ini merupakan daerah baru penyelidikan, selalu diingat bahwa teori lama mungkin gagal untuk menjelaskan percobaan baru dan pengamatan. Dalam hal ini hipotesis baru yang dirancang dan diuji sampai teori baru muncul.
Ringkasan
Langkah-langkah metode ilmiah, yaitu menemukan dan merumuskan masalah, memngumpulkan informasi (data-data), menyusun hipotesis atau dugaan sementara, melakukan percobaan untuk menguji kebenaran hipotesis, mengolah hasil percobaan (analisis data), membuat kesimpulan dan mengkomunikasikan hasil penelitian kepada khalayak.

logaritma

Logaritma adalah operasi matematika yang merupakan kebalikan darieksponen atau pemangkatan.
Rumus dasar logaritma:
bc= a ditulis sebagai blog a = c (b disebut basis)
Beberapa orang menuliskan blog a = c sebagai logba = c.

Basis[sunting | sunting sumber]

Basis yang sering dipakai atau paling banyak dipakai adalah basis 10, e≈ 2.71828... dan 2.

Notasi[sunting | sunting sumber]

  • Di Indonesia, kebanyakan buku pelajaran Matematika menggunakan notasi blog a daripada logba. Buku-buku Matematika berbahasa Inggris menggunakan notasi logba
  • Beberapa orang menulis ln a sebagai ganti elog alog a sebagai ganti 10log a dan ld a sebagai ganti 2log a.
  • Pada kebanyakan kalkulator, LOG menunjuk kepada logaritma berbasis 10 dan LN menunjuk kepada logaritma berbasis e.
  • Pada beberapa bahasa pemrograman komputer seperti C,C++,Java dan BASIC, LOG menunjuk kepada logaritma berbasis e.
  • Terkadang Log x (huruf besar L) menunjuk kepada 10log x dan log x (huruf kecil L) menunjuk kepada elog x.

Mencari nilai logaritma[sunting | sunting sumber]

Cara untuk mencari nilai logaritma antara lain dengan menggunakan:

Rumus[sunting | sunting sumber]

Logaritma
ac = b → ª log b = c
a = basis
b = bilangan yang dilogaritma
c = hasil logaritma
Sifat-sifat Logaritma
ª log a = 1
ª log 1 = 0
ª log aⁿ = n
ª log bⁿ = n • ª log b
ª log b • c = ª log b + ª log c
ª log b/c = ª log b – ª log c
ªˆⁿ log b m = m/n • ª log b
ª log b = 1 ÷ b log a
ª log b • b log c • c log d = ª log d
ª log b = c log b ÷ c log a

Kegunaan logaritma[sunting | sunting sumber]

Logaritma sering digunakan untuk memecahkan persamaan yang pangkatnya tidak diketahui. Turunannya mudah dicari dan karena itu logaritma sering digunakan sebagai solusi dari integral. Dalam persamaan bn = xb dapat dicari denganpengakarann dengan logaritma, dan x dengan fungsi eksponensial.

Sains dan teknik[sunting | sunting sumber]

Dalam sains, terdapat banyak besaran yang umumnya diekspresikan dengan logaritma. Sebabnya, dan contoh-contoh yang lebih lengkap, dapat dilihat di skala logaritmik.
  • Negatif dari logaritma berbasis 10 digunakan dalam kimia untuk mengekspresikan konsentrasi ion hidronium (pH). Contohnya, konsentrasi ion hidronium pada air adalah 10−7 pada suhu 25 °C, sehingga pH-nya 7.
  • Satuan bel (dengan simbol B) adalah satuan pengukur perbandingan (rasio), seperti perbandingan nilai daya dantegangan. Kebanyakan digunakan dalam bidang telekomunikasielektronik, dan akustik. Salah satu sebab digunakannya logaritma adalah karena telinga manusia mempersepsikan suara yang terdengar secara logaritmik. Satuan Bel dinamakan untuk mengenang jasa Alexander Graham Bell, seorang penemu di bidang telekomunikasi. Satuan desibel (dB), yang sama dengan 0.1 bel, lebih sering digunakan.
  • Dalam astronomi, magnitudo yang mengukur terangnya bintang menggunakan skala logaritmik, karena mata manusia mempersepsikan terang secara logaritmik.

Penghitungan yang lebih mudah[sunting | sunting sumber]

Logaritma memindahkan fokus penghitungan dari bilangan normal ke pangkat-pangkat (eksponen). Bila basis logaritmanya sama, maka beberapa jenis penghitungan menjadi lebih mudah menggunakan logaritma::
Penghitungan dengan angkaPenghitungan dengan eksponenIdentitas Logaritma
 \!\, a b  \!\, A + B  \!\, \log(a b) = \log(a) + \log(b)
 \!\frac{a}{b}  \!\, A - B  \!\, \log(\frac{a}{b}) = \log(a) - \log(b)
 \!\, a ^ b  \!\, A b  \!\, \log(a ^ b) = b \log(a)
 \!\, \sqrt[b]{a}  \!\, \frac{A}{b}  \!\, \log(\sqrt[b]{a}) = \frac{\log(a)}{b}
Sifat-sifat di atas membuat penghitungan dengan eksponen menjadi lebih mudah, dan penggunaan logaritma sangat penting, terutama sebelum tersedianya kalkulator sebagai hasil perkembangan teknologi modern.
Untuk mengkali dua angka, yang diperlukan adalah melihat logaritma masing-masing angka dalam tabel, menjumlahkannya, dan melihat antilog jumlah tersebut dalam tabel. Untuk mengitung pangkat atau akar dari sebuah bilangan, logaritma bilangan tersebut dapat dilihat di tabel, lalu hanya mengkali atau membagi dengan radix pangkat atau akar tersebut.
sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Logaritma

Jumat, 19 September 2014

cara membuat animasi bergerak

sekarang kita akan membuat animasi bergerak sederhana dengan menggunakan program grafis semua umat yaitu Photoshop. Kita akan mencoba membuat animasi dengan karakter Parampaa. Tahukan games fenomenal Parampaa. Yang bertubuh ijo itu loh. 

Ini dia hasil dari pekerjaan yang akan coba kita buat.
Penasaran cara buatnya? Baiklah, kita mulai saja tutorial kali ini. Enjoy it plus try it!

Bukalah Photoshop, buatlah dokumen baru dengan Ctrl + N. Ukuran canvas terserah, saya menggunakan ukuran 500x500 pixels. Seperti di bawah.Buatlah sebuah lingkaran menggunakan Ellipse Tool di menu bar samping atau ikon bundar. Ubahlah warna di Foreground color dengan kode #aad985 atau berwarna hijau. Buatlah lingkaran seperti di bawah.

Buat Lingkaran Hijau

Berikan garis hitam disekeliling lingkaran dengan klik duakali di bagian layer lingkaran hijau. dan aturlah sesuai dengan pengaturan di bawah ini.

Pengaturan garis pinggir

Maka lingkaran yang berwarna hijau dengan garis pinggir hitam telah berhasil dibuat. Buatlah layer baru dan pindahkan layer tersebut di bawah layer lingkaran hijau. Setelah itu kita buat setengah badannya menggunakan Pen Tool atau bisa dengan klik P di keyboard. Buatlah seperti gambar dibawah. Untuk mengisi path yang telah tersambung cukup dengan klik kanan dan pilih Fill Path.

Gambar Badan

Hapuslah path yang masih ada pada gambar dengan klik kanan dan pilih Delete Path.
Buatlah garis pinggir pada gaambar badan seperti pada lingkaran yang dibuat tadi. Maka hasil yang didapatkan kurang lebih seperti dibawah ini.

Parampaa dengan Badan

Nah, sekarang kita buat matanya persis dengan membuat kepala tadi dengan Ellipse Tool dan berikan garis pinggirnya serta titik hitam ditengahnya. Setelah itu gandakan mata yang telah dibuat tadi dengan menekan Ctrl + J pada keyboard.

Buat mata
Gandakan mata

Wajah tanpa mulut ngga lengkap dong, sekarang kita buat mulutnya dengan Pen Tool hanya dengan membuat garis sedikit melengkung. Klik kanan pada path melengkung tersebut dan pilih Stroke Path. Oiya, ketebalan Brush harus diatur ke poin 5. Hasil yang kita dapatkan seperti dibawah.

Gambar Lengkap

Sekarang kita akan menggabungkan antara background putih yang telah digandakan, kepala, kedua mata, badan, dan mulut dengan tekan Ctrl + Shift + E.. Maka akan didapatkan gambar seperti dibawah.

Penggabungan
Sekarang kita akan membuat mata berkedip. Sebelum itu kita harus menyembunyikan gambar yang telah digabung dan kedua mata dengan menghilangkan tanda mata hitam di layer.

Mata berkedip dapat dibuat dengan menggunakan Pen Tool dengan sesuai pola yang diinginkan. Caranya sama dengan membuat senyum. jangan lupa gandakan dan geser posisinya serta mengubah arahnya 180 derajat. Seperti di bawah.

Mata Berkedip

Gabungkan layer-layer seperti background putih, mata berkedip, senyum, badan, dan kepala seperti menggabungkan gambar yang tadi sehingga kita medapatkan dua buah gambar sempurna.

Ini bagian yang ditunggu-tunggu, kita akan menggerakkan matanya. Sebelum itu, kita harus mengaktifkan menu animasi dengan pilih Window lalu Animation.

Muncullah menu animasi di bagian bawah layar kerja, untuk memanggil semua layer yang akan dibuat menjadi animasi tekan bagian yang diberi warna merah, lalu pilih Make Frames From Layers.

Menu Animasi

Kita kan hanya membutuhkan bagian layer yang sempurna, untuk itu kita harus menghapus layer-layer yang tidak dibutuhkan. Hapuslah semua layer kecuali yang terdapat kotak merah dengan meng-klik ikon tong sampah yang dibawah.

Menghapus layer yang tak penting

Nah tinggal tersisa dua layer, kita bisa memutarnya dengan meng-klik bagian warna biru dan bisa mengatur waktu per layer di bagian warna merah. Kali ini saya pake yang 1 sec biara ada efek lamanya.

Pengaturan Animasi

Ini yang penting. Cara menyimpannya yaitu dengan klik File pilih Save for Web & Devices... atau tekan Alt + Shift + Ctrl + S di keyboard.

Muncul kotak dialog, lalu klik Ok. Muncul lagi kotak dialog terakhir yang memberi perintah tempat menyimpan file dan nama file. klik OK.

Animasi Parampaa sudah jadi seperti gambar paling atas. :)
Kita juga bisa menambahkan apa saja sesuai kreatifitas kita. Seperti saya menambahkan lidah merah di Parampaa. Liat gambar di bawah.



INTI-nya, jangan takut MENCOBA karena kita tidak akan tau apa yang akan kita dapatkan. Okeh-okeh.. : ) X ) : p

Kamis, 11 September 2014

Cara jitu membaca notasi not balok (Sight Reading) dengan cepat!

sight readingMembaca notasi not balok adalah keahlian (sight reading skill) yang harus diasah terus setiap saat oleh murid. Bagaimana tidak, begitu kita belajar lagu baru, kemampuan membaca not balok akan mempercepat penguasaan lagu tersebut.  Dari statistik yang ada,  rata-rata murid menemui kesulitan dalam membaca not balok yang disebabkan karena mereka kurang mengetahui cara yang benar, atau guru mereka tidak tahu/kurang me-implementasikannya pada tiap sesi pengajarannya.
  1. Observasi kunci (clef), tangga nada (key signature) & tanda birama (time signature).
  2. Lihat keseleruhan dari lagu untuk menemukan hal-hal yang tidak terduga, seperti: perubahan kunci, interval satu oktaf, accidental (#/þ)
  3. Hitung pulse dan ritmiknya! Rasakan pulse pada tubuh kita dengan tap, clap, pat, dan snaps! Pilihlah tempo yang tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat! Rhythm adalah faktor yang sangat penting pada kemampuan sight reading. Karena tanpa rhythm, lagu tidak akan terbentuk dengan baik meski not benar.
  4. Nyanyikan nada dengan “la”, “ma”, “na” atau alphabet nada “C”, “D”, “E” dari setiap melodi di tangan kanan dan tangan kiri secara terpisah!
  5. Visualisasikan jari jari sedang bermain diatas tuts piano tanpa membunyikannya, letakkan jari-jari anda diatas pangkuan anda!
  6. Mainkan lagu sambil tetap menghitung dan merasakan pulse sambil mata tetap melihat ke arah partitur!
  7. Nilailah permainan anda sendiri, apakah akurat atau tidak? Bila belum, mainkan sekali lagi dalam tempo yang lebih lambat. 
sumber : http://dutanada.com/artikel-pendidikan/95-cara-jitu-membaca-notasi-not-balok-sight-reading-dengan-cepat.html

Kamis, 04 September 2014

Teori Dan Teknik Menemukan Nada biola

Apakah anda kenal dengan beberapa ungkapan berikut?
  • Main di kunci C ; atau main di C ; atau main di A.
  • Mainnya di C ; atau mainnya di kunci A.
  • Main di A minor (Am), dan lain sebagainya.
Kalimat-kalimat ini merupakan ungkapan yang sering dipakai ketika seseorang bermain gitar / keyboard / piano. Maksud sebenarnya dari ungkapan-ungkapan pendek diatas adalah : nada dasar yang digunakan, misalnya :
  • Main di nada dasar C ; atau menggunakan nada dasar A,
  • Lebih spesifik, nada dasar A mayor atau A minor, dan nada lainnya.
Ada juga ungkapan lain yang saya jumpai yaitu :
  • Nada “do”-nya dimana? – maksudnya adalah : dimanakah letak nada “do”?
  • Jawabannya adalah :
  • Semua nada bisa menjadi nada – “do” – tergantung dari nada dasar apa yang digunakan.
@ Nah, pemahamannya begini, saat seseorang bermain gitar atau piano misalnya menggunakan nada dasar C mayor, maka, nada C inilah yang berfungsi (menjadi/dijadikan) sebagai : nada “do” : penulisan yang sering kita jumpai dalam notasi angka adalah : C=do / C=1; ataudo=C / 1=C.
@ Cara penyampaian lainnya mungkin begini : maksud dari Nada Dasar C adalah : nada C digunakan sebagai dasar (nada C adalah do)
Tangga Nada
Didalam sebuah nada dasar, terdapat sejumlah nada yang tersusun secara berjenjang, yang disebut sebagai Tangga Nada, atau yang sudah kita kenal dengan solmisasi, seperti “do-re-mi-fa-so-la-si-do”.
Sekarang, disini terdapat dua jenis tangga nada yang umum digunakan, yakni Tangga Nada Mayor dan Tangga Nada Minor. Catatannyaadalah : Mayor selalu diawali dengan nada do, sedangkan Minor selalu diawali dengan nada la.
  • Apabila nada dasarnya – C mayor, maka nada C inilah yang menjadi nada do (C=do / C=1; atau do=C / 1=C). Susunan nada-nadanya adalah : (gambar A)
  • Atau, jika nada dasarnya – mayor, maka nada A inilah yang menjadi nada do (A=do / A=1; atau do=A / 1=A). Susunan nada-nadanya adalah : (gambar B)
  • Bila nada dasarnya – A minor, maka nada A yang akan menjadi nada la (A=la / A=6; atau la=A / 6=A). Susunan nada-nadanya adalah : (gambar C)
Gambar - Menemukan Nada
Gambar – Menemukan Nada

Jarak Nada
@ Yang dimaksud dengan jarak nada adalah jarak antara sebuah nada dengan nada lainnya dalam sebuah tangga nada, apakah itu tangga nada mayor ataupun minor. Perhatikan Jarak Nada pada gambar keyboard diatas (gambar A) dan cocokkan penjelasan berikut dengan gambar tersebut, – bahwa :
Contoh dalam Tangga Nada C Mayor
  • Nada E dan nada F dikatakan berjarak 1/2 laras (1/2 nada) karena tidak melewati tuts hitam, sama halnya dengan jarak antara nada B dan nada C.
  • Sedangkan nada C dan nada D dikatakan berjarak 1 laras, karena melewati 1 buah tuts hitam.
  • Maka, nada C dan nada C# (Cis) adalah berjarak jarak 1/2 laras.
Contoh lainnya bisa anda lihat pada gambar B (A Mayor) dan gambar C (A minor).
________________________________________________________
Jarak nada pada tangga nada mayor adalah : 1 1 ½ 1 1 1 ½ (gambar B)
Sedangkan tangga nada minor biasa adalah : 1 ½ 1 1 ½ 1 1 (gambar C)
________________________________________________________
Bagaimana “menemukan nada” pada biola?
@ Pada keyboard – jarak nada dapat terlihat jelas karena terdapat tuts berwarna hitam dan putih, sedangkan pada biola :
  • Jarak “setengah” (½) adalah : jarak jarinya – dekat (dekat dengan) dan . . .
  • Jarak “satu” (1) adalah : jarak jarinya –  jauh (jauh dari).
@ Kode yang digunakan pada biola adalah :
  • Angka 0 = menandakan senar tidak ditekan
  • Angka 1 = jari telunjuk (jari satu)
  • Angka 2 = jari tengah (jari dua)
  • Angka 3 = jari manis (jari tiga)
  • Angka 4 = jari kelingking (jari empat)
@ Catatan :
  • Senar 1 = E
  • Senar 2 = A
  • Senar 3 = D
  • Senar 4 = G
@ Contoh dalam tangga nada A Mayor (lihat gambar jarak jari)
  • Jari telunjuk – jauh dari nut dan jari tengah
  • Jari tengah – jauh dari jari telunjuk dan – dekat dengan jari manis
  • Jari manis – dekat dengan jari tengah dan – jauh dari jari kelingking
Perhatikan, jari 4 (kelingking) – bunyinya (adalah nada E) sama dengan senar E dalam keadaan tidak ditekan (open strings).
Gambar - Jarak Jari
Gambar – Jarak Jari
@ Disini, saya menggunakan tipeks (lihat titik berwarna putih pada gambar diatas) untuk membuat sebuah tanda dasar supaya mempermudah anda menentukan letak jari pada fingerboard (ini berkaitan dengan ketepatan nada). Jika anda ingin membuat tanda, saya menyarankan untuk menggunakan tipe-x, karena mudah dihapus. Jangan membuat tanda dengan menggunakan kertas label (stiker polos), karena lama kelamaan, bahan perekat yang ada pada stiker akan menempel pada fingerboard dan membuat jari tidak nyaman karena lengket.
NB : Jarak jari – “jauh dan dekat” ini – dari setiap orang berbeda. Tergantung pada besar kecilnya jari orang tersebut, atau ukuran biola yang digunakannya. Disinilah telinga kita dituntut “harus peka” dalam membedakan tinggi rendahnya sebuah nada.
____________________________________________________
Tangga Nada
Sebagai dasar, saya gunakan contoh pada nada dasar A mayor dan A minor, sebab pada biola, ini merupakan dua buah tangga nada yang mudah untuk dipelajari.
Tangga Nada A Mayor (lihat gambar dibawah)
@ Susunan tangga nada A Mayor adalah : A – B – C# – D – E – F# – G# – A (ingat jarak nada).
  • Nada A / do = tidak di-tekan (open strings)–>(senar A)
  • Nada B / re = ditekan oleh jari (telunjuk)
  • Nada C# (Cis) / mi = ditekan oleh jari 2 (tengah)
  • Nada D / fa = ditekan oleh jari 3 (manis)
  • Nada E / so = tidak di-tekan (open strings)–>(senar E)
  • Nada F# (Fis) / la = ditekan oleh jari 1 (telunjuk)
  • Nada G# (Gis) / si = ditekan oleh jari 2 (tengah)
  • Nada A / do’ = ditekan oleh jari 3 (manis)
gambar - Tangga Nada A Mayor
Gambar – Tangga Nada A Mayor
===================================
Tangga Nada A Minor (lihat gambar dibawah)
@ Susunan tangga nada A Mayor adalah : A – B – C# – D – E – F# – G# – A (ingat jarak nada).
  • Nada A / la = tidak di-tekan (open strings)–>(senar A)
  • Nada B / si = ditekan oleh jari (telunjuk)
  • Nada C / do = ditekan oleh jari 2 (tengah)
  • Nada D / re = ditekan oleh jari 3 (manis)
  • Nada E / mi = tidak di-tekan (open strings)–>(senar E)
  • Nada F / fa = ditekan oleh jari 1 (telunjuk)
  • Nada G / so = ditekan oleh jari 2 (tengah)
  • Nada A / la’ = ditekan oleh jari 3 (manis)
Gambar - Tangga Nada A Minor
Gambar – Tangga Nada A Minor
____________________________________________________
@ Selanjutnya, dalam menentukan (menemukan) jari apa yang digunakan untuk menekan senar (nada), pada tangga nada lainnya, anda dapat mempelajarinya (secara online) dengan menggunakan Interactive Violin Fingerboard dari violinonline.com (klik disini untuk membuka)contohnya pada gambar dibawah.
Atau bisa di download disini, atau Klik Disini, agar dapat dipelajari tanpa harus terkoneksi pada internet.
@ Cara penggunaan : Arahkan dan tempatkanlah kursor (mouse) pada nama nada yang terdapat pada fingerboard, maka kotak disamping kanan bawah akan muncul gambar letak / posisi jari pada biola (kotak masih berwarna gelap jika kursor belum diletakkan pada nama nada).
@ Petunjuk nama nada dan daftar tangga nada terdapat pada halaman Belajar Biola 08 – Teori Musik Penuntun
Ingat kode angka yang digunakan
  • Angka 0 = menandakan senar tidak ditekan (open strings)
  • Angka 1 = jari telunjuk (jari satu)
  • Angka 2 = jari tengah (jari dua)
  • Angka 3 = jari manis (jari tiga)
  • Angka 4 = jari kelingking (jari empat)

visitors

Flag Counter